Senin, 20 Desember 2010

SQ3R METODE MEMBACA YANG EFEKTIF

            Salah satu jenis keterampilan berbahasa yang diajarkan dalam pelajaran bahasa Indonesia di sekolah adalah membaca. Membaca merupakan keterampilan reseptif bahasa tulis karena pembaca berupaya menerima informasi yang disampaikan penulis. Meskipun  nampaknya sepele pelajaran membaca perlu mendapat perhatian. Karena manfaatnya tidak hanya dalam pelajaran bahasa Indonesia itu sendiri, tetapi juga dalam pelajaran-pelajaran yang lain.
            Menurut Sunarti dan Anggraini (2008:74) salah satu metode dalam membaca adalah SQ3R. SQ3R merupakan metode membaca yang banyak digunakan. Metode ini dianggap sebagai metode yang efektif dan dapat menghasilkan pemahaman yang baik. SQ3R ialah metode membaca untuk menemukan ide-ide pokok dan pendukung ide pokok,  juga membantu pembaca dapat mengingat lebih lama. SQ3R meliputi lima langkah kegiatan secara berurutan yaitu survey, question, read, recite, dan review.
1.  Survey (penelaahan pendahuluan)
Survey dilakukan dengan membuka-buka buku secara cepat  untuk mengenal keseluruhan anatomi buku, yang meliputi bagian pendahuluan (judul, nama pengarang, penerbit, tempat  terbit,  tahun terbit,  daftar isi, dan sebagainya); bagian isi buku, yang menggambarkan urutan dan tata penyajian isi buku; bagian akhir buku, yang berisi kesimpulan, saran, atau rekomendasi, daftar pustaka, dan indeks.
Survey buku yang dilakukan tidak perlu lama hanya bebarapa menit saja dan dengan cara yang sistematis. Dengan menyurvei buku terlebih dulu, kita akan mengenal organisasi tulisan dan memperoleh kesan umum dari buku. Hal ini akan mempercepat pemahan terhadap buku tersebut.
2.  Question (bertanya)
                  Pada saat kita membaca bacaan kita mengajukan pertanyaan pada diri sendiri tentang hal-hal yang berkaitan dengan bacaan atau buku tersebut. Pertanyaan-pertanyaan tersebut dapat menuntun kita memahami bacaan  dan mengerahkan pikiran pada isi bacaan yang akan dimasuki sehingga kita bersikap aktif.
                   Pertanyaan-pertanyaan yang telah disusun tentang apa yang kitab baca akan membangkitkan keingintahuan dan membantu kita untuk membaca dengan tujuan mencari jawaban-jawaban yang relevan, serta akhirnya akan meningkatkan pemahaman dan mempercepat penguasaan seluruh isi buku.
3.   Read (baca)
                 Setelah kita menyurvei dan merumuskan pertanyaan-pertanyaan, kita mulai melakukan kegiatan membaca. Tidak perlu semua kalimat demi kalimat. Kita dapat membaca dengan dituntun oleh pertanyaan-pertanyaan yang telah dirumuskan. Perlambat cara membaca kita di bagian–bagian yang penting atau yang kita anggap sulit dan percepat kembali pada bagian-bagian yang tidak penting atau yang telah kita ketahui. Dengan demikian, kegiatan membaca kita relatif  lebih cepat dan efektif, tetapi pemahaman yang menyeluruh tentang bacaan atau buku tersebut telah kita dapatkan. Pada langkah ini konsentrasi diri sangatlah penting.
4.  Recite (mengutarakan kembali)
                  Setiap kita selesai membaca satu bagian berhenti sejenak. Membuat catatan-catatan  penting tentang bagian yang dibaca itu dengan kata-kata sendiri, lakukan ini terus sampai kita selesai membaca. Catatan itu dapat berupa kutipan, simpulan, atau komentar kita. Jika kita masih mengalami kesulitan, ulangi sekali lagi membaca bagian yang sulit itu.  Catatan-catatan tentang buku yang dibaca dapat membantu kita memahami secara cepat dan membantu ingatan kita. Mencatat fakta-fakta serta ide-ide yang penting akan menanamkan kesan yang mendalam pada ingatan kita.
5.  Review (mengulang kembali)
                   Setelah kita selesai membaca buku secara keseluruhan, tinjau kembali hal-hal penting yang telah kita baca. Tentukan  bagian-bagian penting yang perlu diingat kembali, terutama hal-hal yang telah diberi tanda atau digarisbawahi. Pengulangan kembali ini akan mebantu daya ingat kita untuk memperjelas pemahaman terhadap bacaan, juga membantu kita menemukan hal penting yang mungkin terlewat sebelumnya, selain itu kita juga dapat isi buku secara keseluruhan  atau kita memperoleh penguasaan bulat , menyeluruh atas bahan yang kita baca.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar